Kamis, 03 Oktober 2019

Makalah Manfaat Buah Naga


KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah, Taufik dan Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan Karya ilmiah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga Karya ilmiah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca.
            Harapan saya semoga Karya ilmiah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca.
Karya ilmiah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh kerena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan Karya Tulis Ilmiah ini.

Bekasi, .................................



             Penulis,




DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR .......................................................................................... i
DAFTAR ISI ......................................................................................................... ii

BAB I
PENDAHULUAN ................................................................................................ 1
1.1 Latar belakang .............................................................................................. 1
1.2 Tujuan penulisan ........................................................................................... 1
1.3 Perumusan masalah ...................................................................................... 1
1.4 Manfaat penulisan ......................................................................................... 1

BAB II
KERANGKA TEORITIS .................................................................................. 2
2.1 Klasifikasi buah naga ................................................................................... 2
2.2 Morfologi buah naga .................................................................................... 2
2.3 Pengertian manfaat ...................................................................................... 3
2.4 Jenis-jenis buah naga ................................................................................... 3

BAB III
MANFAAT YANG TERDAPAT PADA BUAH NAGA ................................. 4
3.1 Kandungan buah naga ................................................................................. 4
3.2 Komposisi gizi dalam buah naga ................................................................. 5
3.3 Manfaat mengkonsumsi buah naga ............................................................ 5
3.4 Menurunkan Tekanan Darah ..................................................................... 6
3.5 Khasiat Kulit Buah Naga ............................................................................. 6

BAB IV
Produksi Buah Naga Bagi Kesehatan ........................................... 7
4.1 Cara budidaya tanaman buah naga ............................................................ 7
4.2 Cara Memilih Buah Naga Yang Berkualitas .............................................. 9
4.3 Nilai ekonomis pada buah naga ................................................................... 9
4.4 Prospek buah naga ........................................................................................ 9

BAB V
PENUTUP ............................................................................................................ 11
5.1 Simpulan ........................................................................................................ 11
5.2 Saran .............................................................................................................. 11

DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................... 12










BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang
       Tanaman buah naga pada dasarnya sudah di ketahui oleh masyarakat luas. Hal ini terbukti dari banyaknya jenis tanaman buah naga disekitar kita. Buah naga itu sendiri merupakan buah eksotis dan lezat yang tumbuh pada berbagai spesies Kaktus dan banyak di promosikan seluruh dunia. Buah naga sangat tepat disajikan disela-sela waktu. Rasa khasnya merupakan kombinasi antara rasa manis, asam, dan sedikit gurih menyegarkan.
Meski nama dan penampilan cukup menyeramkan, namun di balik itu buah naga menyimpan banyak manfaat baik. Buah naga kaya akan vitamin C. Selain kaya vitamin C, buah yang umunya memberi rasa asam ketika dikonsumsi ini juga kaya akan asam lemak serta fosfor. Buah naga juga memiliki karoten yang kerap dikaitkan dengan kemampuan anti karsigonetik termasuk mengurangi tumor. Selain iti, lycopene yang memberi warna merah pada kulit naga, diketahui mampu mengurangi resiko kanker prostat.
Mengkonsumsi buah naga bisa mengurangi resiko penyakit jantung serta tekanan darah. Buah eksotis ini juga merupakan sumber yang baik untuk lemak tak jenuh yang mampu membantu menjaga kesehatan jantung. Kandungan nutrisi yang tinggi pada buah ini mampu menjaga kestabilan level gula darah seseorang. Selain itu juga menjaga dari terjadinya peningkatan gula dalam darah secara mendadak akibat mengkonsumsi makanan tinggi indeks glikemik.

1.2 Tujuan penulisan
1)      Untuk dapat mengetahui apa saja jenis buah naga
2)      Untuk dapat mengetahui manfaat buah naga
3)      Untuk dapat mengetahui apa saja kandungan yang terdapat pada buah naga
4)      Cara  memilih buah naga yang berkualitas

1.3 Perumusan masalah
       Atas dasar penenyuan latar belakang dan tujuan penulisan diatas, maka dapat mengambil perumusan masalah sebagai berikut : “Manfaat Buah Naga Bagi Kesehatan Tubuh Manusia.”

1.4 Manfaat penulisan
       Manfaat penulisan ini sebagai informasi bagi masyarakat Indonesia termasuk pengajar dan pelajar agar lebih mengetahui lebih dalam mengenai buah naga.



BAB II
KERANGKA TEORITIS

2.1 Klasifikasi buah naga
Berikut ini klasifikasi buah naga secara umum :
Kingdom         : Plantae
Divisi               : Spermathophyta
Subdivisi         : Angiospermae
Kelas               : Dicotyledonae
Ordo                : Cactales
Famili              : Cactaceae
Subfamily        : Hylocereanea
Genus              : Hylocereus
Species            : Hylocereus costaricensis, Hylocereus undatus, Hylocereus polyrhizus,
  Selenicereus megalanthus

2.2 Morfologi buah naga
       Morfologi tanaman buah naga terdiri dari akar, batang, duri, bunga, dan daun. Akar buah naga berbentuk serabut, yang berkembang dalam tanahpada batang atas sebagai akar gantung. Akar tumbuh di sepanjang bantang pada bagian punggung sirip di sudut batang. Pada bagian duri, akan tumbuh bunga yang berbentuk mirip bunga wijayakusuma. Bunga yang tidak rontok berkembang menjadi buah. Buahnya berbentuk bulat agak lonjong seukuran dengan buah alpukat. Kulit buahnya bewarna merah menyalauntuk jenis buah naga hitam (super merah), dan berwarna kuning untuk buah naga kuning. Disekitar di penuhi dengan jumbai-jumbai yang dianalogikan dengan sisik naga. Oleh sebab itu, buah ini disebut buah naga. Batang berbentuk segitiga, durinya sangat pendek dan tidak mencolok, sehingga sering dianggap “kaktus tak berduri.” Bunganya mekar pada awal senja jika kuncup bunga berukuran sekitar 30 cm. Mahkota bunga bagian luar yang berwarna yang berwarna krem, mekar sekitar pukul Sembilan makam, lalu disusul mahkota bagian dalam yang putih bersih, meliputi sejumlah benang sari yang berwarna kuning. Bunga seperti corong akhirnya akan terbuka penuh pada tengah malam, karena itu buah naga dikenal sebagai night blooming cereus. Saat mekar penuh bunga menyebar bau harum. Aroma ini untuk memikat kelelawar, agar membantu dalam proses penyerbukan (sampainya serbuk sari pada putih).



2.3 Pengertian manfaat
       Manfaat adalah keinginan orang banyak untuk menjadikan lebih mudah atau lebih baik tanpa harus jadi beban hidupnya. Manfaat menunjukkan pada suatu benda atau apa saja yang dinilai berguna bagi orang lain, dan hal tersebut tidak merugikan.

2.4 Jenis-jenis buah naga
1)               Buah naga putih, kulit buahnya berwarna merah menyala dengan daging buah berwarna putih.
2)               Buah naga merah, kulit buahnya merah menyala hampir sama dengan buah naga putih namun daging buahnya berwarna merah.
3)               Buah naga kuning, kulit buah dan daging buahnyanya sama-sama berwarna kuning.
4)               Buah naga hitam, kulit buah dan daging buahnya berwarna sangat merah yang cenderung merah gelap sehingga disebut buah naga hitam.




















BAB III
MANFAAT YANG TERDAPAT PADA BUAH NAGA

3.1 Kandungan buah naga
       Buah naga kaya akan kandungan vitamin yang berguna untuk menjaga kondisi kesehatan manusia. Jenis vitamin yang terdapat dalam buah ini diantaranya:
1.            Vitamin C
Kadar vitamin C dalam buah naga mampu memenuhi kebutuhan vitamin C harian tubuh, bahkan 10 kali lipat melebihi jumlah yang diharuskan. Jadi sangat disayangkan jika Anda tidak menyimpan buah ini dalam lemari es agar saat makan malam bisa sekalian merasakan kesegaran buah naga dalam bentuk jus.

2.            Vitamin B1
Vitamin B1 atau thiamine yang terdapat dalam buah naga tidaklah sedikit. Jika Anda hobi makan roti gandum untuk sarapan, cobalah untuk menutupnya dengan minum jus buah naga, hal ini dimaksudkan agar vitamin
B1 dalam buah naga dapat merubah karbohidrat menjadi energi yang siap digunakan untuk bekerja.

3.            Vitamin B3
Manfaat vitamin B3 atau niasin adalah sebagai penurun kadar kolesterol jahat yang menumpuk dalam tubuh. Jika sewaktu-waktu Anda di beritahu oleh dokter kalau jumlah kolesterol Anda berlebih, cobalah rutin konsumsi buah naga agar nilai kolesterol yang melebihi jumlah normal dalam tubuh Anda berkurang.

4.            Vitamin B12
Fungsi vitamin B12 (riboflavin) dalam tubuh adalah menjaga system saraf tetap sehat dan melancarkan proses pembentukan DNA. Selain itu riboflavin juga membantu mengatur pembentukan sel darah merah (hemoglobin) dalam tubuh.
Selain keempat vitamin diatas, kandungan nutrisi yang terdapat pada buah naga juga banyak. Berikut ini misalnya:
1)      Serat
Berkat kandungan serat dalam buah naga, sistem pencernaan manusia jadi lebih lancar.

2)      Mineral
Dalam buah naga juga terdapat banyak mineral, seperti fosfor dan kalsium. Keduanya memiliki peran yang berbeda, tetapi saling melengkapi sehingga setiap kekurangan akan tertutupi oleh salah satunya.

3)      Protein
Protein adalah gizi penting yang dibutuhkan tubuh untuk membangun dan mendorong proses metabolisme dalam tubuh. Secara mandiri tubuh membentuk protein, tetapi jauh lebih terbantu jika mendapat asupan protein dari makanan seperti buah naga ini.
3.2 Komposisi gizi dalam buah naga
Di dalam 100 gram buah naga, tersimpan banyak kandungan gizi yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Mulai dari 60 kkal kalori, 0,53 gram protein, 0,71 gram serat, 11,5 gram karbohidrat, 134,5 mg kalsium, 0,65 mg zat besi, 87 mg fosfor, 9,4 mg vitamin C, hingga kadar air mencapai 90% telah tertanam dalam buah kaktus ini.

3.3  Manfaat mengkonsumsi buah naga
1.            Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
         Karena buah naga merupakan salah satu buah yang banyak mengandung vitamin c, membuat buah naga mampu meningkatkan kekebalan tubuh kita. Untuk dapat mendapatkan lebih banyak vitamin c, saya sarankan untuk mengeringkan buah ini, hal ini mampu memperbanyak kandungan vitamin c sampai 10 kali lipat.

2.            Memperbanyak energi
         Buah Naga juga dipercaya dapat memperbanyak energi didalam tubuh kita, karena buah naga juga banyak mengandung vitamin b1 yang mana kita tahu kalau vitamin ini mampu mempercepat pembentukkan karbohidrat.

3.            Menurunkan kolestrol
         Karena banyaknya terdapat kandungan vitamin b3 dalam buah naga, membuat buah naga mampu menurunkan kolestrol yang ada dalam tubuh kita.

4.            Menambah nafsu makan
         Buah naga juga merupakan sumber dari kandungan vitamin b12 yang mana telah kita ketahui bahwa vitamin itu mampu meningkatkan nafsu makan kita, terutama untuk anak – anak.

5.            Melancarkan buang air besar
         Selain mengandung vitamin yang sangat tinggi, buah naga ternyata juga banyak mengandung serat yang sangat tinggi. Serat itu mampu melancarkan buang air besar.

6.            Memperkuat tulang dan gigi
         Buah naga juga banyak mengandung fosfor dan kalsium, yang mana zat – zat tersebut mampu memperkuat tulang dan gigi kita.

7.            Mencegah penyakit kanker
Buah naga juga dapat mencegah penyakit kanker, caranya adalah dengan mengkonsumsi buah naga secara teratur. Karena dalam buah ini terdapat banyak gizi yang sangat baik.

8.            Membentuk Kembali Sel – Sel Rusak
Buah Naga banyak mengandung protein yang berguna untuk membentuk sel – sel rusak. Buah ini mampu melakukan hal seperti itu jika anda teratur dalam mengkonsumsi buah yang satu ini.

3.4 Menurunkan Tekanan Darah
       Penemuan mengatakan kalau buah naga juga mampu menurunkan tekanan darah dalam tubuh kita atau juga bisa disebut penyakit hipertensi
3.5 Khasiat Kulit Buah Naga
1)      Menghambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh
2)      Mengetahui zat pengawet dan boraks pada makanan
3)      Mencegah diabetes dan penyakit jantung
4)      Menjaga kelembapan kulit
5)      Menjaga kelenturan pembuluh darah













BAB IV
Produksi Buah Naga Bagi Kesehatan

4.1 Cara budidaya tanaman buah naga
1.            Pendahuluan
         Buah naga merupakan tanaman yang tidak sulit untuk ditanam karena buah naga dapat tumbuh pada kondisi dan lingkungan yang sesuai. Dengan kondisi tersebut perlu beberapa teknik budidaya secara intensif agar bias mencapai produksi yang memuaskan baik jumlah maupun mutunya.

2.            Persiapan pembibitan
         Persiapan pembibitan dengan stek tanaman naga dari cabang / batang yang sudah berbuah dengan panjang 30 cm, dipilih batang yang sehat dan tidak terkena penyakit. Perbanyakan tidak hanya dari vegetatif tapi juga dari perbanyakan generatif (biji). Semaikan dalam media polybag yang berisi campuran tanah, pupuk kandang dan pasir dengan perbandingan 3 : 2 : 1 (3 tanah, 2 pupuk kandang, dan 1 pasir). Sebelum disemaikan stek naga dipotong kerucut agar mudah ditanam. Masukkan bibit ke dalam media sekitar 4 cm. Satu polybag hanya ditanami satu bibit dan usahakan media cukup lembab. Bibit siap ditanam pada umur 3 bulan.

3.            Persiapan lahan
         Persiapan lahan bertujuan untuk memberikan konbdisi lingkungan yang sesuai dengan perkembangan tanaman dan pembentukan hasil .Tanah terlebih dahulu diolah dan lapisan tanah dibolak – balik dengan menggunakan cangkul atau hand tractor dengan tujuan agar tanah menjadi gembur. Selanjutnya membuat bedengan dengan ukuran 1,5 m arah memanjang dan antar bedengan dibuat parit untuk saluran air.

4.            Persiapan Penanaman
         Buat jarak tanam 2,5 m x 2m tergantung kesuburan tanah, jika tanah subur maka jarak tanam diperlebar 2,5 m x 2,5 m. Tanah yang subur dicirikan dengan warna tanah kehitaman, mengandung sedikit pasir dan remah jika dipegang dan tanah tidak menggumpal. Buat lubanag tanaman dengan kedalam 60 cm dengan lebar lubang tanaman 60 cm x 60 cm.Buat tiang beton dengan 10 cm x 10 cm, ketinggian 2,5 m bagian atas tiang deberi ban bekas sepeda motor dengan diameter 40 cm dan diberi besidengan arah silang dengan ukuran besi 30 cm.

5.            Penanaman
         Pada lubang tanaman yang sudah siap diletakkan beton dengan kedalaman 50 cm dibawah permukaan tanah, sedang diatas permukaan tanah 2 m timbun dengan tanah, kemudian diberi pupuk yang sudah matang (kompos) 5 kg. Bibit yang sudah siap kemudian ditanam, pada tiap-tiap penyangga ditanami 4 bibit naga yang letaknya simetris antara satu dengan yang lain. Pada tiap-tiap beton berisi 4 tanaman naga. Kemudian tiap 1-2 bulan diberi pupuk yang sudah matang (kompos)dengan dosis 2- 5 kg / tanaman.
a.              Pemupukan
            Pemupukan bertujuan untuk meningkatkan unsur hara dalam tanah. Mengenal sifat pupuk sangat penting, hubungannya dengan kebutuhan pupuk bagi tanaman buah naga. Unsur nitrogen (N) dibutuhkan dalam jumlah yang elbih besar pada awal masa pertumbuhan tanaman yakni sejak tanaman m,asih muda hingga menjelang berbunga. Ketika tanaman buah naga mendekati masa berbunga tanaman banyak membutuhkan pupuk dengan kandungamn fosfor (P) dan kalium yang tinggi. Pupuk kandang yang sudah matang diberikan dengan dosis 2-5 kg pertanaman, dosis pemupukan ditingkatkan sesuai dengan pertumbuhan tanaman dan diberikan 1-2 bulan selama 3 kali periode. Selanjutnya setelah tiga periode (6 bulan), kemudian pupuk dengan NPK berimbang (15 : 15: 15) sebanyak 2 sendok teh pertanaman. Disamping itu bisa ditambahkan dengan pupuk mikro misal : metalik dengan konsentrasi 4 cc perliter air, dan masing- masing tanaman 3 liter. Pada umur 6 bulan beri pupuk hortigo kuning dan hortigo power masing-masing 0,5 sendok teh pertanaman.. Pemupukan harus dilakukan secara berkala sehingga dapat dipenuhi respon yang cepat dari pertumbuhan buah naga.Untuk pemupukan bulan ketujuh hingga kedua belas adalah NPK 50 gr dan Za 20 gr per bulan per tiang (tempat tanaman). Untuk tahun berikutnya tanaman diberikan pupuk NPK 75 gr dan Za 30 gr per bulan per tiang.

b.              Pemangkasan
            Lakukan pemangkasan baik untuk pembentukan cabang baru maupun cabang produktif . Pada umur 8-12 bulan tanaman akan berbunga. Setelah petik buah batang dipotong untuk merangsang tunas-tunas baru. Biasanya tunas baru itu tumbuh besar dan menghadap ke langit, biarkan tinggi turus ± 1,5 meter kemudian potong pucuk 3 meter. Upayakan tunas baru jangan sampai lebih dari 5 tunas karena dapat mengganggu pertumbuhan buah naga.
Membuat Penyangga, karena pertumbuhan buah naga memerlukan penyangga, maka buatkan panjatan berupa para-para bambu disekitar lokasi tanam tinggi sekitar 1,5 meter dari permukaan tanah.
c.              Pengairan
d.             Pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT

6.            Panen
         Buah naga berbunga pada umur 12 bulan 18 bulan dari kuncup bunga menjadi buah siap petik membutuhkan waktu 50- 55 hari. Buah yang sudah siap dipetik dengan cirri warna buah merah keseluruhani atau sisik buah (tumbai) berubah warna dari hijau menjadi kemerahan dan pada pangkal buah ditandai daun buah naga mengkerut, kemudian buah siap dipetik. Cara pemetikan dengan menggunakan gunting stek dengan membentuk huruf “V”. Musim panen terbesar buah naga pada bulan September hingga maret.




4.2 Cara Memilih Buah Naga Yang Berkualitas
a.                     Periksa kulit luar buah naga. Buah naga memiliki warna pink yang cerah dan mulus. Jika ada noda-noda  kotor, memar, atau bekas pisau, sebaiknya hindari. Carilah buah naga yang warnanya merah.
b.                     Sentuh batang buah naga. Batang yang empuk menunjukkan bahwa buah naga tersebut sudah matang.
c.                     Periksa juga daun atau kelopak yang menutupi kulit buah naga. Harus berwarna cerah tanpa ada warna kecoklatan pada ujung-ujungnya.
d.                    Seperti buah alpukat atau buah mangga, buah naga yang sudah matang juga bisa diukur dari kekenyalan dagingnya. Tekan jari anda ke dalam kulit buah naga, jika terlampau keras berarti buah itu belum matang.
e.                     Cium aroma buah naga. Jika anda mencium aroma tropis yang ringan artinya daging didalam kulit buah naga itu telah matang dan manis.

4.3 Nilai ekonomis pada buah naga
       Buah naga merupakan salah satu komoditas yang dikenal memiliki nilai ekonomis tinggi. Popularitas tanaman yang awalnya dibudidayakan sebagai tanaman hias ini mulai melambung saat diketahui bahwa buah naga memiliki khasiat dan manfaat yang luar biasa besar bagi kesehatan manusia. Bahkan buah naga cukup dikenal memiliki khasiat yang sangat ampuh sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.
       Popularitas buah naga tersebut tentu saja berimbas pada meningkatnya permintaan konsumen terhadap buah naga. Permintaan yang besar tersebut belum sepenuhnya terpenuhi oleh produksi buah naga. Sehingga tidak mengherankan jika buah berkulit seperti sisik naga tersebut dijual di pasaran dengan harga yang relatif mahal. Fenomena tersebut tentu sangat menarik minat para petani untuk mencoba membidik usaha bisnis budidaya buah naga. Disamping harganya yang relatif tinggi, produktivitas tanaman buah naga juga tergolong sangat tinggi sebagai komoditas pertanian. Oleh karena itu, banyak elemen masyarakat yang berbondong-bodong membudidayakan buah naga, baik di pekarangan rumah maupun dalam skala yang lebih luas.

4.4 Prospek buah naga
       Pernahkah Anda memakan buah naga? Meskipun bentuknya aneh, dan beberapa kalangan menyebutnya menyeramkan, namun rasa buah naga sungguh menyegarkan. Ada rasa manis, dan sensasi dingin dari daging buah. Konon, dengan memakan buah naga, stamina kita bisa pulih lagi, setelah habis untuk bekerja.
       Buah naga atau dragon fruit saat ini memang menjadi alternatif bagi petani buah-buahan untuk dibudidayakan. Hal ini karena buah naga memiliki prospek ekonomi yang luar biasa. Tak hanya menjadi buah-buah favorit bagi masyarakat Indonesia, buah naga ternyata juga laku diekspor hingga ke luar negeri, seperti Amerika, Asia, dan Negara-negara Eropa.
       Bahkan di China, buah naga selain dikonsumsi masyarakat sana, ternyata juga dijadikan pelengkap untuk upacara-upacara tradisional. Kebutuhan di dalam dan luar negeri akan buah ini membuat prospek budidaya buah naga dari hari ke hari kian menjanjikan.
       Dalam pembudidayaan buah naga sebenarnya cukup mudah. Pembibitannya bisa langsung dilakukan dengan memotong batang pohon yang sudah tua, dengan jarak minimal 10 cm dari tiang. Lalu, batang yang sudah dipotong tersebut ditancapkan ke media tanam yang bisa dibuat dengan mencampur pasir sungai, kompos, tanah gembur, dan abu sekam. Media ini bisa langsung dicampur di tanah atau bisa juga dibuat dengan menggunakan tong. Untuk memperkuat pohon buah naga agar berdiri, digunakan kayu angsana.
       Buah naga yang berumur 1 tahun, umumnya sudah siap berbuah. Sekali berbuah, satu pohon buah naga bisa menghasilkan 8 – 30 buah naga. Hal ini juga bisa kita set, mau seberapa besar output buah naga. Jika kita membiarkan hingga 30 buah naga dalam satu pohon, maka buah yang dihasilkan akan kecil-kecil dan biasanya tidak masuk dalam standar penjualan di toko buah. Jika kita membuat satu pohon hanya menghasilkan 8 atau 10 buah saja, maka buah yang dihasilkan akan besar, dan sesuai standar di toko swalayan. Untuk menghendaki satu pohon hanya menghasilkan 8 buah naga, maka kita harus rutin untuk memangkasi bakal buah yang tumbuh.
       Pembudidayaan buah naga cukup mudah, baik perawatan dan pemupukan. Bahkan buah naga, kalau bisa jangan terlalu sering dipupuk, karena akan membuat kulit buah naga tipis dan kerap pecah. Hingga sekarang belum ada hama dan penyakit potensial yang mampu mematikan buah naga.
       Saat ini selain buah naga putih, terdapat juga buah naga super red, buah naga kuning, hingga baru-baru ini ada petani yang membudidayakan buah naga hitam. Hampir keseluruhan jenis buah naga memiliki kandungan zat antioksidan yang banyak. Dengan mengkonsumsi buah naga, juga akan menurunkan terkena stroke, kanker, hingga penyakit kolesterol.
       Pemasaran buah naga tergolong mudah. Banyak masyarakat yang menyukai buah ini, karena memiliki banyak khasiat di dalamnya. Satu buah naga biasanya bisa dijual seharga Rp 15 ribu kepada konsumen. Selain bisa dipasarkan dengan sistem door-to-door, petani buah naga juga bisa menggunakan tengkulak untuk memasarkan buah naga. Para tengkulak biasanya langsung datang ke rumah petani untuk memanen buah naga tersebut. (bn/dari berbagai sumber











BAB V
PENUTUP
5.1 Simpulan
Berdasarkan uraian makalah tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut:
a.       Buah naga kaya manfaat bila mengkonsumsinya
b.      Sebagai pencegah penyakit
c.       Kandungan buah naga berguna untuk menjaga kondisi kesehatan manusia

5.2 Saran
a.       Ingin menjadikan buah naga sebagai primadona untuk makanan tinggi serat
b.      Ingin menjadikan buah naga sebagai makanan sehat keluarga








DAFTAR PUSTAKA

·         syahriya.blogspot.com/2017/03/karya-ilmiah-manfaat-buah-naga-bagi.html
·         https://farhanirs.blogspot.com/2015/03/karya-ilmiah-sederhana-buah-naga.html
·         siilvika25.blogspot.com/2017/04/karya-ilmiah-budidaya-buah-naga.html

Makalah Manfaat Lidah Buaya


KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah, Taufik dan Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan Karya ilmiah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga Karya ilmiah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca.
            Harapan saya semoga Karya ilmiah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca.
Karya ilmiah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh kerena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan Karya Tulis Ilmiah ini.

Bekasi, ........................



             Penulis,





                                   

DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR .......................................................................................... i
DAFTAR ISI ......................................................................................................... ii

BAB I
PENDAHULUAN ................................................................................................ 1
1.1 Latar Belakang .............................................................................................. 1
1.2 Tujuan Penelitian .......................................................................................... 1
1.3 Rumusan Masalah ........................................................................................ 1

BAB II
PEMBAHASAN .................................................................................................. 2
2.1 Lidah Buaya (Aloe Vera) .............................................................................. 2
2.2 Kandungan yang dimiliki tanaman Lidah Buaya (Aloe Vera) ................ 2
2.3 Manfaat yang dimiliki tanaman Lidah Buaya ( Aloe Vera) ...................... 3
2.4 Lidah Buaya/Jadam ...................................................................................... 4

BAB III
PENUTUP ........................................................................................................... 5
3.1 Kesimpulan .................................................................................................. 5
3.2 Saran ............................................................................................................. 5

DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................ 6











BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
       Lidah Buaya atau Aloe Vera yang berasal dari bahasa latin Aloe barbadensis Milleer adalah sejenis tumbuhan yang sudah dikenal sejak ribuan tahun silam dan digunakan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, dan untuk perawatan kulit. Tumbuhan ini dapat ditemukan dengan mudah di kawasan kering di Afrika. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pemanfaatan tanaman lidah buaya berkembang sebagai bahan baku industri farmasi dan kosmetika, serta sebagai bahan makanan dan minuman kesehatan.
Secara umum, lidah buaya merupakan satu dari 10 jenis tanaman terlaris di dunia yang mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai tanaman obat dan bahan baku industri. Berdasarkan hasil penelitian, tanaman ini kaya akan kandungan zat-zat seperti enzim, asam amino, mineral, vitamin, polisakarida dan komponen lain yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

1.2 Tujuan Penelitian
       Tujuan dari penelitian ini yaitu salah satunya untuk mengetahui kandungan lidah buaya dan manfaat yang dimilikinya.

1.3 Rumusan Masalah
1)      Apa saja kandungan yang dimiliki tanaman lidah buaya ?
2)      Bagaimana manfaat tanaman lidah buaya bagi kesehatan ?
3)      Apakah tanaman lidah buaya memiliki manfaat selain untuk kesehatan ?
4)      Mengapa tanaman lidah buaya dapat memiliki banyak manfaat ?










BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Lidah Buaya (Aloe Vera)
       Lidah Buaya atau Aloe vera merupakan sejenis tanaman berduri yang berasal dari daerah kering di benua Afrika. Tamanan Lidah Buaya ini telah dikenal dan digunakan sejak ribuan tahun yang lalu karena khasiat dan manfaatnya yang luar biasa.
       Fakta sejarah yang ada menyebutkan bahwa Bangsa Mesir kuno telah mengetahui manfaat lidah buaya sebagai tanaman kesehatan sejak tahun 1500 SM. Karena manfaat lidah buaya yang begitu luar biasa, bangsa Mesir kuno menyebut tanaman lidah buaya sebagai tanaman keabadian. Tidak hanya itu, seorang dokter dari zaman Yunani kuno yang bernama Dioscordes, menyebutkan jika salah satu manfaat lidah buaya yakni memiliki khasiat untuk mengobati berbagai macam jenis penyakit.   
       Selain itu, menurut Wahyono E dan Kusnandar, lidah buaya berkhasiat sebagai anti inflamasi, anti jamur, anti bakteri dan membantu proses regenerasi sel. Di samping menurunkan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes, mengontrol tekanan darah, menstimulasi kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit kanker, serta dapat digunakan sebagai nutrisi pendukung penyakit kanker, dan penderita HIV/AIDS. Di negara-negara Amerika, Australia, dan Eropa, saat ini lidah buaya juga telah dimanfaatkan sebagai bahan baku industri makanan dan minuman kesehatan.

2.2 Kandungan yang dimiliki tanaman Lidah Buaya (Aloe Vera)
       Salah satu zat yang terkandung dalam lidah buaya adalah aloe emodin, sebuah senyawa organik dari golongan antrokuinon yang mengaktivasi jenjang sinyal insulin seperti pencerap insulin-beta dan substrat1, fosfatidil inositol-3 kinase dan meningkatkan laju sintesis glikogen dengan menghambat glikogen sintase kinase 3beta,  sehingga sangat berguna untuk mengurangi rasio gula darah.
       Menurut seorang pengamat makanan kesehatan, Dr. Freddy Wilmana, MFPM, Sp.FK, dari sekitar 200 jenis tanaman lidah buaya yang baik digunakan untuk pengobatan adalah jenis Aloevera Barbadensis miller. Lidah buaya jenis ini mengandung 72 zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Di antara 72 zat yang dibutuhkan tubuh itu terdapat 18 macam asam amino, karbohidrat, lemak, air, vitamin, mineral, enzim, hormon, dan zat golongan obat antara lain antibiotik, antiseptik, antibakteri, antikanker, antivirus, antijamur, antiinfeksi, antiperadangan, antipembengkakan, antiparkinson, antiaterosklerosis, serta antivirus yang resisten terhadap antibiotik. Selain itu Aloe vera/lidah buaya mengandung semua jenis vitamin kecuali vitamin D, dan mineral yang diperlukan untuk fungsi enzim.



2.3 Manfaat yang dimiliki tanaman Lidah Buaya (Aloe Vera)
       Mengingat kandungan lengkap yang dimiliki Aloevera Barbadensis miller, menurut Dr. Freddy bukan cuma berguna menjaga kesehatan, tapi juga mengatasi berbagai penyakit. Misalnya mampu menurunkan gula darah pada diabetesi yang tidak tergantung insulin, dalam waktu sepuluh hari gula darah bisa normal.
       Mengandung Antioksidan, menurut Dr. Freddy, beberapa unsure herbal mineral yang terkandung dalam lidah buaya ini juga ada yang berfungsi sebagai pembentuk antioksidan alami. Misalnya vitamin C, vitamin E, dan zinc. “Bahkan hasil penelitian yang dilakukan ilmuwan asal Amerika Serikat menyebutkan bahwa dalam Aloevera barbadensis miller terdapat beberapa zat yang bisa berfungsi sebagai antioksidan,” ujarnya. Antioksidan itu berguna untuk mencegah penuaan dini, serangan jantung, dan beberapa penyakit degeneratif. Lidah buaya untuk natural herbal bersifat merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit. Dalam lendir lidah buaya yang digunakan terkandung zat lignin yang mampu menembus dan meresap ke dalam kulit. Lendir ini akan menahan hilangnya cairan tubuh dari permukaan kulit. Hasilnya, kulit tidak cepat kering dan terlihat awet muda. Selain wasir, lidah buaya bisa mengatasi bengkak sendi pada lutut, batuk, dan luka. Lidah buaya juga membantu mengatasi sembelit atau sulit buang air besar karena lendirnya bersifat pahit dan mengandung laktasit sehingga merupakan pencahar yang baik. Sejauh ini, menurut Dr. Freddy, penelitian belum menemukan efek samping penggunaan lidah buaya. Jika ada masalah, itu hanya berupa alergi pada mereka yang belum pernah mengonsumsi lidah buaya.
       Manfaat lidah buaya ternyata sangat banyak. Selama ini mungkin kita hanya mengenal lidah buaya sebagai tanaman yang tumbuh di pekarangan rumah dan jarang kita manfaatkan. Namun ternyata, dari hasil berbagai penelitian diketahui khasiat lidah buaya ternyata sangat banyak. Sejak dahulu, manfaat lidah buaya sering kali dipakai sebagai shampo untuk keramas oleh masyarakat Indonesia. Namun tahukah Anda bahwa Manfaat lidah buaya yang tumbuh di daerah tropis ini memiliki kandungan sekitar 75 jenis zat bermanfaat dan lebih dari 200 senyawa yang dapat digunakan dalam pengobatan herbal. Dengan kandungan yang demikian hebat, manfaat tanaman lidah buaya tidak hanya sebagai bahan shampo untuk keramas, namun juga bermanfaat sebagai tanaman herbal untuk mengobati berbagai macam penyakit.
       Selain berguna bagi kesehatan tanaman lidah buaya atau aloe vera juga berguna untuk perawatan kulit seperti menghilangkan jerawat, melembabkan kulit, detoksifikasi kulit, penghapusan bekas luka dan tanda, mengurangi peradangan serta perbaikan dan peremajaan kulit. Serta selain itu tanaman lidah buaya atau aloe vera memiliki manfaat untuk perawatan kecantikan misalnya lignin bermanfaat untuk menjaga kelembutan kulit dan menjadikan kulit lebih cantik, glikoprotein berperan dalam menghasilkan rambut yang lembut dan indah serta antrakuinon dan asam amino yang bermanfaat dalam regenerasi sel kulit.
       Namun, yang perlu diingat, menurut Dr. Freddy sifat tanaman lidah buaya hampir mirip dengan buah apel yang bila habis digigit langsung berwarna cokelat. Hal itu bisa menjadi tanda lidah buaya telah teroksidasi sehingga beberapa zat yang dikandungnya rusak.





2.4 Lidah Buaya/Jadam
       Aloe Vera (Ingg.), Aloe vera (Latin)) Famili: Liliaceae
Deskripsi:
·         Tanaman sukulen tahunan.  Daun berdaging tebal dan banyak mengandung lendir atau gel.  Lidah buaya dapat digunakan sebagai tanaman hias, tanaman obat, maupun minuman. Dari lebih 300 jenis Aloe, hanya tiga jenis yang diusahakan secara komersial, yaitu Aloe vera (Aloe barbadensis Miller), Aloe perryi dan Aloe ferox.  Di antara ketiga jenis Aloe tersebut, hanya jenis Aloe vera yang paling berpotensi untuk dikembangkan dalam memenuhi kebutuhan industri farmasi, pangan dan kosmetika.
Kandungan:
·         Cairan lidah buaya mengandung unsur utama, yaitu  aloin, emodin, gum dan unsur lain seperti minyak atsiri.  Senyawa-senyawa gula juga terdapat pada lidah buaya dalam bentuk mannosa, glukosa, serta sejumlah kecil silosa, arabinosa, galaktosa, ramnosa  serta enzim-enzim oksidase
Manfaat:
·         Produk yang dihasilkan dari lidah buaya dapat berupa shampo, pasta gigi, dan aneka macam kosmetik lainnya malahan sekarang telah dijual dalam bentuk minuman koktail.  Kegunaannya bagi kesehatan manusia antara lain untuk mengobati sakit kepala/pusing, sembelit, kejang pada anak, kurang gizi, batuk rejan, muntah darah, kencin manis, wasir, peluruh haid dan penyubur rambut.  Selain itu lidah buaya juga bermanfaat sebagai penyembuh luka dan luka bakar serta mengurangi infeksi.












BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
       Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan :
·         Tanaman Lidah Buaya atau Aloe Vera memiliki kandungan yaitu suatu senyawa organik aloe emodin, 72 zat yang dibutuhkan tubuh, 18 macam asam amino diantaranya karbohidrat, lemak, dan air serta zat golongan dan mengandung semua jenis vitamin kecuali vitamin D, dan mineral yang diperlukan untuk fungsi enzim.
·         Tanaman Lidah Buaya atau Aloe Vera memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan juga bermanfaat bagi penyakit misalnya mampu menurunkan gula darah pada diabetesi yang tidak tergantung insulin.
·         Tanaman Lidah Buaya atau Aloe Vera juga bermanfaat bagi perawatan kulit dan perawatan kecantikan.
·         Tanaman Lidah Buaya atau Aloe Vera juga dapat digunakan untuk menyuburkan rambut.

3.2 Saran
       Dari hasil penelitian diatas kita dapat mengetahui kandungan serta manfaat yang dimiliki tanaman lidah buaya. Dengan mengetahui manfaat tanaman lidah buaya kita dapat memanfaatkannya baik untuk kesehatan, perawatan kulit, kecantikan dan lain seebagainya. Akan tetapi dalam pemanfaatannya jangan terlalu berlebihan dikarenakan sampai sekarang belum  ditemukan efek sampingnya serta harus diperhatikan karena sifat lidah buaya hampir sama dengan sifat buah apel yang cepat terkontaminasi dengan udara.











DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/Lidah_Buaya
http://id.shvoong.com/medicine-and-health/1949676-tampil-cantik-dengan-lidah-buaya/
http://www.squidoo.com/manfaat-lidah-buaya
http://up2date-informasi.blogspot.com/2012/02/manfaat-tanaman-lidah-buaya-aloe-vera.html

Rabu, 02 Oktober 2019

Contoh Surat Kuasa


SURAT KUASA PENGAMBILAN JAMINAN BANK



SURAT KUASA


Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama                        : ………………………
NIK                          : ………………………
Tempat/Tgl Lahir     : ………………………
Jenis Kelamin           : ………………………
Agama                      : ………………………
Alamat                     : ………………………
                                  

Memberikan kuasa penuh kepada :

Nama                        : ………………………
NIK                          : ………………………
Tempat/Tgl Lahir     : ………………………
Jenis Kelamin           : ………………………
Agama                      : ………………………
Alamat                     : ………………………
                                   ………………………
Hubungan                : ………………………

Untuk mengambil Jaminan/Agunan di Bank ……………………… berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama ……………………….

Demikian surat kuasa ini saya buat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.






                                                                                                ………… , Tanggal …………….
PENERIMA KUASA                                                            PEMBERI KUASA






………………………                                                            ………………………






SURAT KUASA PEMBAYARAN PAJAK KENDARAAN




SURAT KUASA



Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama                        : …………………..
NIK                          : …………………..
Tempat/Tgl Lahir     : …………………..
Jenis Kelamin           : …………………..
Agama                      : …………………..
Alamat                     : …………………..
                                   …………………..

Memberikan kuasa penuh kepada :

Nama                        : …………………..
NIK                          : …………………..
Tempat/Tgl Lahir     : …………………..
Jenis Kelamin           : …………………..
Agama                      : …………………..
Alamat                     : …………………..
Hubungan                : …………………..

Untuk pengurusan Pembayaran Pajak Kendaraan sepeda motor dengan identitas Kendaraan sebagai berikut :

Atas Nama : …………………..
No. Polisi : …………………..
Merk / Type : …………………..A/T
No. Rangka : …………………..
No. Mesin : …………………..
No. BPKB : …………………..

Demikian Surat Kuasa ini saya buat dengan kesadaran penuh dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

                                                                                                ………, Tgl. …………………..
PENERIMA KUASA                                                            PEMBERI KUASA






…………………..                                                                  …………………..






SURAT KUASA UMUM


SURAT KUASA


Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama                        : …………………..
NIK                          : …………………..
Tempat/Tgl Lahir     : …………………..
Jenis Kelamin           : …………………..
Agama                      : …………………..
Alamat                     : …………………..
                                   …………………..

Memberikan kuasa penuh kepada :

Nama                        : …………………..
NIK                          : …………………..
Tempat/Tgl Lahir     : …………………..
Jenis Kelamin           : …………………..
Agama                      : …………………..
Alamat                     : …………………..
Hubungan                : …………………..



Untuk : ……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..……………………..



                                                                                                ………, Tgl. …………………..
PENERIMA KUASA                                                            PEMBERI KUASA






…………………..                                                                  …………………..


Makalah Renang

BAB I  Pendahuluan  1.1. Dasar Pembuatan makalah ini tentang bidang olahraga “renang” yang dibuat untuk memenuhi tugas Pendidikan J...