Jumat, 04 Oktober 2019

Makalah Kosmetik


KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah, Taufik dan Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan Karya ilmiah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga Karya ilmiah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca.
            Harapan saya semoga Karya ilmiah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca.
Karya ilmiah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh kerena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan Karya Tulis Ilmiah ini.

Bekasi, ........................



             Penulis,




DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR .......................................................................................... i
DAFTAR ISI ......................................................................................................... ii

BAB I
PENDAHULUAN ................................................................................................. 1
1.1 Latar Belakang ............................................................................................... 1
1.2 Rumusan Masalah .......................................................................................... 1
1.3 Tujuan Penulisan ............................................................................................ 1

BAB II
PEMBAHASAN ................................................................................................... 2
2.1 Pengertian Kosmetika ................................................................................... 2
2.2 Penggolongan Kosmetika .............................................................................. 2
2.3 Dampak Kosmetik Terhadap Kulit .............................................................. 3
2.4 Zat kimia yang terkandung dalam kosmetik ............................................... 4

BAB III
PENUTUP ............................................................................................................. 6
3.1 Kesimpulan ..................................................................................................... 6
3.2 Saran ................................................................................................................ 6

DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... 7








BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
       Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi maka kebutuhan hidup manusia kian berkembang pu1la. Tidak hanya kebutuhan akan sandang, papan, pangan, pendidikan dan kesehatan saja. Kebutuhan akan mempercantik diri pun kini menjadi prioritas utama dalam menunjang penampilan sehari-hari. Salah satu cara untuk mengubah penampilan atau mempercantik diri yaitu dengan menggunakan kosmetika.
       Keinginan untuk mempercantik diri secara berlebihan, salah pengertian akan kegunaan kosmetik, menyebabkan seseorang berbuat kesalahan dalam memilih dan menggunakan kosmetik tanpa memperhatikan kondisi kulit dan pengaruh lingkungan. Hasil yang didapatkan tidak membuat kulit menjadi sehat dan cantik, tetapi malah terjadi berbagai kelainan kulit yang disebabkan oleh penggunaan kosmetika tersebut. Gaya hidup yang kini terjadi pada masyarakat baik masyarakat kota maupun desa, tidak hanya dikalangan anak remaja tetapi juga dikalangan orang dewasa. Hal tersebut membuat para produsen kosmetik berlomba-lomba mempromosikan produknya, salah satunya melalui iklan.
       Berdasarkan pengamatan sekilas, sekarang ini ibu-ibu cenderung memiliki masalah dengan kulit, terutama kulit wajah yaitu timbulnya hiperpigmentasi atau noda hitam. Hiperpigmentasi timbul karena adanya berbagai sebab antara lain faktor usia, perawatan yang salah, paparan sinar matahari secara langsung, penggunaan alat kontrasepsi dan kesalahan penggunaan kosmetik. Adanya kecenderungan untuk mengkonsumsi kosmetika pemutih pada masyarakat membuat produsen kosmetika bersaing dalam memproduksi dan mempromosikan produk kosmetika pemutih.

1.2 Rumusan Masalah
Pembahasan makalah ini membatasi masalah :
1)      Apa Pengertian Kosmetika?
2)      Bagaimana Penggolongan Kosmetik?
3)      Zat kimia apa saja yang terkandung dalam kosmetik?
4)      Apa Dampak Kosmetik Terhadap Kulit?

1.3 Tujuan Penulisan
Setelah mempelajari makalah ini mahasiswa diharakan mampu memahami tentang apa, Pengertian Kosmetika, Penggolongan Kosmetika, Zat kimia yang terkandung dalam kosmetik, dan Dampak Kosmetik Terhadap Kulit


BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Kosmetika
       Kosmetika merupakan suatu bahan yang dapat digunakan untuk mempercantik atau merawat diri. Secara definitif kosmetika diartikan sebagai suatu ilmu yang mempelajari kandungan bahan dan manfaat yang dihasilkan oleh pemakaian bahan tersebut terhadap penampilan dan kecantikan seseorang (Rachmi Primadiati, 2001:74).
       Istilah kosmetika sendiri berasal dari bahasa yunani yaitu Kosmetikos yang berarti keahlian dalam menghias (Retno I.S. Tranggono, 1992 :28). Uraian di atas menjelaskan bahwa yang dimaksud kosmetika adalah suatu campuran bahan yang digunakan pada tubuh bagian luar dengan berbagai cara untuk merawat dan mempercantik diri sehingga dapat menambah daya tarik dan menambah rasa percaya diri pemakaian dan tidak bersifat mengobati atau menyembuhkan suatu penyakit tertentu. Sekarang ini telah banyak produk kosmetika yang beredar di pasaran dengan berbagai macam merk dan bentuk. Kosmetika tersebut memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda-beda, seperti halnya kosmetika penghilang bau badan yang kini dibuat dengan berbagai bentuk, misalnya parfum berbentuk spray yang penggunaannya dengan cara disemprotkan, splash cologne dengan bentuk cair uang penggunaanya dengan cara dipercikkan dan deodorant berbentuk rollon yang penggunaannya dengan cara dioleskan.

2.2 Penggolongan Kosmetika
       Kosmetika yang beredar di pasaran sekarang ini dibuat dengan berbagai jenis bahan dasar dan cara pengolahannya. Menurut bahan yang digunakan dan cara pengolahannya, kosmetika dapat dibagi menjadi 2 golongan besar yaitu kosmetika tradisional dan kosmetika modern.
       Kosmetika yang beredar dipasaran Indonesia ada tiga macam, yaitu kosmetika tradisional, kosmetika modern, dan kosmedics cosmetics medicated (Retno I.S. Tranggono, 1996:30).
1.            Kosmetika Tradisional
         Kosmetika Tradisional adalah kosmetika alamiah atau kosmetika asli yang dapat dibuat sendiri langsung dari bahan-bahan segar atau yang telah dikeringkan, buah-buahan dan tanam-tanaman disekitar kita. Cara tradisional ini merupakan kebiasaan atau tradisi yang diwariskan turun-temurun dari leluhur atau nenek moyang kita (Retno I.S. Tranggono, 1992: 30).

2.            Kosmetika Modern
         Kosmetika Modern adalah kosmetika yang diproduksi secarapabrik (laboratorium), dimana telah dicampur dengan zat-zat kimia untuk mengawetkan kosmetika tersebut agar tahan lama, sehingga tidak cepat rusak (Yuswati, 1996: 66).


2.3 Dampak Kosmetik Terhadap Kulit
       Efek Kosmetik terhadap Kulit merupakan sasaran utama dalam menerima berbagai pengaruh dari penggunaan kosmetika. Ada dua efek atau pengaruh kosmetika terhadap kulit, yaitu efek positif dan efek negatif. Tentu saja yang diharapkan adalah efek positifnya, sedangkan efek negatifnya tidak diinginkan karena dapat menyebabkan kelainan-kelainan kulit (Retno I.S Tranggono, 1996:32). Pemakaian kosmetika yang sesuai dengan jenis kulit akan berdampak positif terhadap kulit sedangkan pemakaian kosmetikan yang tidak sesuai dengan jenis kulit akan berdampak negatif bagi kulit. Usaha yang dapat dilakukan dalam menghindari efek samping dari pemakaian kosmetika tersebut diantaranya adalah mencoba terlebih dahulu jenis produk baru yang akan digunakan untuk melihat cocok tidaknya produk tersebut bagi kulit kita. Setiap pemakaian produk kosmetika diharapkan dapat berkhasiat sesuai dengan jenis produk yang kita gunakan, akan tetapi sering kali pemakaian produk kosmetika tersebut justru membawa petaka bagi pemakainya. Efek-efek negatif yang sering kali timbul dari pemakaian kosmetika yang salah adalah kelainan kulit berupa kemerahan, gatal, atau noda-noda hitam. Ada empat faktor yang mempengaruhi efek kosmetikaterhadap kulit yaitu faktor manusia pemakainya, faktor lingkungan alam pemakai, faktor kosmetika dan gabungan dari ketiganya.
a)            Faktor manusia
     Perbedaan warna kulit dan jenis kulit dapat menyebabkan perbedaan reaksi kulit terhadap kosmetika, karena struktur dan jenis pigmen melaminnya berbeda.

b)            Faktor iklim
     Setiap iklim memberikan pengaruh tersendiri terhadap kulit, sehingga kosmetika untuk daerah tropis dan sub tropis seharusnya berbeda.

c)            Faktor kosmetika
     Kosmetika yang dibuat dengan bahan berkualitas rendah Atau bahan yang berbahaya bagi kulit dan cara pengolahannya yang kurang baik, dapat menimbulkan reaksi negatif atau kerusakan kulit seperti alergi atau iritasi kulit.

d)           Faktor gabungan dari ketiganya
     Apabila bahan yang digunakan kualitasnya kurang baik, cara pengolahannya kurang baik dan diformulasikan tidak sesuai dengan manusia dan lingkungan pemakai maka akan dapat menimbulkan kerusakan kulit, seperti timbulnya reaksi alergi, gatal-gatal, panas dan bahkan terjadi pengelupasan.
     Kosmetika memiliki efek terhadap kulit yaitu efek negatif dan efek positif. Demikian juga untuk kosmetika pemutih yang mempunyai efek positif yaitu menjadikan kulit lebih cerah atau putih seperti yang diinginkan dan mempunyai efek negatif yang berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan kulit seperti kulit meradang atau terkelupas apabila penggunaannya kurang berhati-hati atau tidak sesuai dengan petunjuk penggunannya.
     Produk pemutih kulit adalah salah satu jenis produk kosmetika yang mengandung bahan aktif yang dapat menekan atau menghambat pembentukan melanin atau menghilangkan melanin yang sudah terbentuk sehingga akan memberikan warna kulit yang lebih putih. Keinginan seseorang untuk bisa tampil cantik dan memiliki kulit yang putih bersih telah membuat seseorang bersikap konsumtif. Dampak positif yang dapat diperoleh dari pemakaian kosmetika pemutih diantaranya yaitu kulit menjadi putih bersih dan bersinar. Keterbatasan pengetahuan tentang berbagai produk kosmetika pemutih membuat mereka tidak tahu dampak negatif yang timbul jika tidak berhatihati. Kesalahan yang dilakukan dapat menyebabkan gangguan terhadap kesehatan kulit. Penggunaan kosmetik, khususnya pemutih secara berlebihan dapat membahayakan kesehatan kulit.
     Kosmetika pemutih biasanya mengandung zat aktif pemutih seperti hidroquinon dan merkuri. Hidroquinon yang banyak dipakai sebagai penghambat pembentukan melamin yang dapat menyebabkan hiperpigmentasi, padahal melamin berfungsi sebagai pelindung kulit dari sinar ultraviolet, sehingga terhindar dari resiko terkena kanker kulit. Apabila digunakan dalam jangka waktu yang lama dan di bawah sinar matahari secara langsung, hidroquinon dapat mengakibatkan noda hitam dan benjolan kekuningan pada kulit yang disebut sebagai okrosinosis yang sifatnya permanen sebagai akibat terhambatnya produksi melanin kulit yang berfungsi melindungi kulit dari sinar ultraviolet.
     Pemakaian merkuri dalam krim pemutih meskipun dapat menjadikan kulit tampak putih mulus, lama-kelamaan akan mengendap di dalam kulit. Pemakaian bertahun-tahun akan menyebabkan kulit biru kehitaman dan memicu timbulnya kanker. Kurangnya pengetahuan dan informasi yang bisa didapatkan oleh pengguna kosmetika pemutih dapat menyebabkan seseorang melakukan kesalahan. Pada mulanya adalah keinginan untuk membuat kulit menjadi putih dan cantik, tetapi hasil yang didapatkan malah sebaliknya. Tidak jarang pengguna kosmetik pemutih mengeluh karena kulitnya merah meradang setelah menggunakan kosmetika pemutih.

2.4 Zat kimia yang terkandung dalam kosmetik
       Berikut beberapa bahan berbahaya yang sering dijumpai pada kosmetik dan produk perawatan kulit lainnya. Bahan berikut adalah bahan sintetik yang sudah terbukti berbahaya bagi kesehatan menurut beberapa penelitian.
1.              Sodium Lauryl Sulfate (SLS) and Ammonium Lauryl Sulfate (ALS)
        Zat ini sering dikatakan berasal dari sari buah kelapa untuk menutupi racun alami yang terdapat di dalamnya. Zat ini sering digunakan untuk campuran shampoo, pasta gigi, sabun wajah, pembersih badan dan sabun mandi.  SLS dan ALS dapat menyebabkan iritasi kulit yang hebat dan kedua zat ini dapat dengan mudah diserap ke dalam tubuh. Setelah terserap, endapan zat ini akan terdapat pada otak, jantung, paru paru dan hati yang akan menjadi masalah kesehatan jangka panjang. SLS dan ALS juga berpotensi menyebabkan katarak dan menganggu kesehatan mata pada anak anak.

2.              Bahan Pengawet Paraben
        Paraben digunakan terutama pada kosmetik, deodoran, dan beberapa produk perawatan kulit lainnya. Zat ini dapat menyebabkan kemerahan dan reaksi alergi pada  kulit. Penelitian terakhir di Inggris menyebutkan bahwa ada hubungan antara penggunaan paraben dengan peningkatan kejadian kanker payudara pada perempuan. Disebutkan pula terdapat konsentrasi paraben yang sangat tinggi pada 90% kasus kanker payudara yang diteliti.


3.              Propylene Glycol
        Ditemukan pada beberapa produk kecantikan, kosmetik dan pembersih wajah. Zat ini dapat menyebabkan kemerahan pada kulit dan dermatitis kontak. Studi terakhir juga menunjukan bahwa zat ini dapat merusak ginjal dan hati.

4.              Isopropyl Alcohol
        Alkohol digunakan sebagai pelarut pada beberapa produk perawatan kulit. Zat ini dapat menyebabkan iritasi kulit dan merusak lapisan asam kulit sehingga bakteri dapat tumbuh dengan subur. Disamping itu, alkohol juga dapat menyebabkan penuaan dini.

5.              DEA (Diethanolamine),
TEA (Triethanolamine) and MEA (Monoethanolamine)
        Bahan ini jamak ditemukan pada kosmetik dan produk perawatan kulit. Bahan bahan berbahaya ini dapat menyebabkan reaksi alergi dan penggunaan jangka panjang diduga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker ginjal dan hati.

6.              Aluminium
        Aluminium sering digunakan pada produk penghilang bau badan. Aluminium diduga berhubungan dengan penyakit pikun atau Alzheimer’s.

7.              Minyak Mineral
        Minyak mineral dibuat dari turunan minyak bumi dan sering digunakan sebagai bahan dasar membuat krim tubuh dan kosmetik. Baby oil dibuat dengan 100% minyak mineral. Minyak ini akan melapisi kulit seperti mantel sehingga pengeluaran toksin dari kulit menjadi terganggu. Hal ini akan menyebabkan terjadinya jerawat dan keluhan kulit lainnya.

8.              Polyethylene Glycol (PEG)
        Bahan ini digunakan untuk mengentalkan produk kosmetik. PEG akan menganggu kelembaban alami kulit sehingga menyebabkan terjadinya penuaan dini dan kulit menjadi rentan terhadap bakteri.







BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
       Kosmetika merupakan suatu bahan yang dapat digunakan untuk mempercantik atau merawat diri. Secara definitif kosmetika diartikan sebagai suatu ilmu yang mempelajari kandungan bahan dan manfaat yang dihasilkan oleh pemakaian bahan tersebut terhadap penampilan dan kecantikan seseorang kosmetika adalah suatu campuran bahan yang digunakan pada tubuh bagian luar dengan berbagai cara untuk merawat dan mempercantik diri sehingga dapat menambah daya tarik dan menambah rasa percaya diri pemakaian dan tidak bersifat mengobati atau menyembuhkan suatu penyakit tertentu Kosmetika yang beredar dipasaran Indonesia ada tiga macam, yaitu kosmetika tradisional, kosmetika modern, Efek Kosmetik terhadap Kulit merupakan sasaran utama dalam menerima berbagai pengaruh dari penggunaan kosmetika. Ada dua efek atau pengaruh kosmetika terhadap kulit, yaitu efek positif dan efek negatif


3.2 Saran
       Pelajari dengan baik daftar kandungan yang terdapat pada label setiap produk kosmetik. Lihatlah apakah jenis jenis zat diatas terkandung di dalamnya, bila anda masih kurang yakin, anda bisa mencarinya di internet tentang bahayanya bahan tersebut.
       Jangan pernah dibodohi oleh kata kata ‘natural’ dan ‘organic’ pada kemasan produk. Memang produk tersebut mengandung satu atau dua bahan organik, tetapi kandungan bahan berbahayanya bisa berkali lipat jumlahnya.








DAFTAR PUSTAKA

·         http://makalahcentre.blogspot.com/2011/01/dampak-kosmetik-terhadap-kesehatan.html
·         simtakp.uui.ac.id/docjurnal/MAWADDAH-jurnal.pdf
·         chilma.blogspot.com/2012/03/karya-tulis-ilmiah.html
·         https://sababjalal.wordpress.com/.../karya-ilmiah-bahan-bahan-berbahaya-dalam-kosm...



Kamis, 03 Oktober 2019

Makalah Manfaat Kulit Manggis


KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah, Taufik dan Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan Karya ilmiah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga Karya ilmiah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca.
            Harapan saya semoga Karya ilmiah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca.
Karya ilmiah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh kerena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan Karya Tulis Ilmiah ini.

Bekasi,...................................



             Penulis,




DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .......................................................................................... i
DAFTAR ISI .........................................................................................................ii

BAB I
PENDAHULUAN ...............................................................................................1
1.1 Latar Belakang ............................................................................................. 1
1.2 Rumusan Masalah ....................................................................................... 1
1.3 Tujuan Penulisan ......................................................................................... 1
1.4 Manfaat Penulisan ....................................................................................... 1

BAB II
PEMBAHASAN ............................................................................................... 2
2.1 Sejarah ........................................................................................................ 2
2.2 Klasifikasi Buah Manggis ......................................................................... 2
2.3 Manfaat Buah Manggis ............................................................................. 3
2.4 Manfaat Manggis Untuk Kesehatan Tubuh Yang Menyeluruh ........... 3

BAB III
PENUTUP ........................................................................................................ 4
3.1 Kesimpulan ................................................................................................ 4
3.2 Saran .......................................................................................................... 4

DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................... 5









BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Keanekaragaman sumber genetik buah-buahan tropik yang tumbuh tersebar diberbagai wilayah di Indonesia merupakan harta karun bernilai harganya. Namun harta itu masih belum banyak dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.
Beberapa jenis buah-buahan yang telah dimanfaatkan sumber energinya tapi penghasilan belum memenuhi harapan. Buah manggis merupakan salah satu diantaranya. Oleh sebab itu, perlu dilakukan langkah - langkah agar tumbuhan manggis bermanfat bermanfaat bagi kita. Selama ini kebanyakan dari masyarakat hanya menilai manggis dari satu sisi saja. Masyarakat hanya menikmati rasa dari buah manggis, tanpa mereka tahu bahwa kulit buah manggis juga mempunyai manfaat, bahkan sangat bermanfaat, karena buah manggis banyak mengandung zat - zat yang bermanfaat bagi tubuh.
Banyak orang yang belum mengetahui lebih banyak tentang manfaat buah manggis, oleh karena itu penulis ingin mengetahui lebih banyak tentang buah manggis dan memberitahukan khasiat buah manggis yang sungguh luar biasa kepada pembaca.

1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, dapat dirumuskan masalah sebagai berikut :
1)      Apa manfaat dari buah manggis?
2)      Bagaimana cara mengelolah kulit tumbuhan manggis untuk mengobati, mencegah penyakit kanker?

1.3 Tujuan Penulisan
1)      Agar masyarakat mengetahui manfaat – manfaat dari buah manggis.
2)      Mampu mengolah buah manggis menjadi obat dari berbagai penyakit.

1.4 Manfaat Penulisan
1)      Menambah wawasan masyarakat tentang buah manggis.
2)      Meningkatkan kreativitas dala mengolah buah manggis sebagai obat berbagai macam penyakit.



`
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Sejarah
Manggis merupakan tanaman buah berupa pohon yang berasal dari hutan tropis yang teduh di kawasan Asia Tenggara, antara lain Indonesia. Dari Asia Tenggara, tanaman ini menyebar ke daerah Amerika Tengah dan daerah tropis lainnya seperti Srilanka, Malagasi, Karibia, Hawaii dan Australia Utara. Di Indonesia manggis disebut dengan berbagai macam nama lokal seperti Manggu (Jawa Barat), Manggus (Lampung), Manggusto (Sulawesi Utara), Manggista (Sumatera Barat).
Pusat penanaman manggis di Indonesia adalah Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Jawa Barat (Jasinga, Ciamis, Wanayasa), Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, Jambi,  Jawa Timur dan Sulawesi Utara.

2.2 Klasifikasi Buah Manggis
Klasifikasi Botani
Divisi                           : Spermatophyta
Sub Divisi       : Angiospermae
Kelas                           : Dicotyledonae
Keluarga                      : Guttiferae
Genus                          : Garcinia
Spesies            : Garcinia mangostana L.
Pohon, selalu hijau, tinggi 6-20 m. Batang tegak, batang pokok jelas,kulit batang coklat, memiliki getah kuning. Daun tunggal, duduk daun berhadapan atau bersilang berhadapan, helaian; mengkilat dipermukaan, permukaan atas hijau gelap permukaan bawah hijau terang, bentuk elips memanjang, 12-23 x 4,5-10 cm, tangkai 1,5-2 cm. Bunga betina 1-3 di ujung batang, susunan menggarpu, garis tengah 5-6 cm. Kelopak daun kelopak, dua daun kelopak yang terluar hijau kuning, 2 yang terdalam lebih kecil, bertepi merah, melengkung kuat, tumpul. Mahkota terdiri dari 4 daun mahkota, bentuk telur terbalik, berdaging tebal, hijau kuning, tepi merah atau hampir semua merah. Benang sari mandul (staminodia) biasanya dalam tukal (kelompok). Bakal buah beruang 4-8, kepala putik berjari-jari 4-6. Buah berbentuk bola tertekan, garis tengah 3,5-7 cm, ungu tua, dengan kepala putik duduk (tetap), kelopak tetap, dinding buah tebal, berdaging, ungu, dengan getah kuning. Biji 1-3,diselimuti oleh selaput biji yang tebal berair dan berwarna putih,
Buah manggis adalah buah musiman dengan kulitnya berwarna unggu dan isi berwarna putih. Orang tua kita dulu banyak menggunakan buah manggis untuk obat. Kajian terkini melalui sains telah membuktikan khasiat dan kelebihan buah manggis dengan penemuan sejenis bahan aktif di dalam buah manggis yang dikenali sebagai xanthone.
2.3 Manfaat Buah Manggis
Mengkonsumsi Xanthone dalam dosis yang tepat mampu memberikan kesehatan yang sempurna dan vitalitas, serta mencegah macam-macam penyakit yang dapat menyerang. Inilah minuman  kesehatan kelas premium.
Khasiat Xanthone bukan hanya antioksidan, tetapi juga antikanker. Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Ekstrak itu juga bersifat apoptosis penghancur sel kanker. Xanthone mampu merawat beberapa jenis penyakit kanker seperti kanker hati, pencernaan, paru-paru, dan lain – lain. Xanthone dalam kilut manggis juga ampuh mengatasi penyakit tuberculosis (TBC), ashma, leukimia, antiinflamasi dan antidiare.

2.4 Manfaat Manggis Untuk Kesehatan Tubuh Yang Menyeluruh
Kesehatan tubuh yang menyeluruh:
1)          Memperkuat sistem kekebalan.
2)          Menyembuhkan peradangan.
3)          Memperbaiki komunikasi antarsel.
4)          Menggagalkan kerusakan DNA.
5)          Alat bantu sistem getah bening.
6)          Memelihara optimal fungsi kelenjar gondok.
7)          Mengurangi resistansi insulin.
8)          Membantu penurunan berat badan.
9)          Menyembuhkan kerusakan urat saraf.
10)      Menyeimbangkan sistem kelenjar endokrin.
11)      Alat bantu sinergi tubuh.
12)      Meringankan wasir.
13)      Membantu menurunkan kadar gula dalam darah (hypoglycemia).
14)      Meringankan penyakit kulit kemerah-merahan/bersisik (psoriasis).
15)      Membantu menyembuhkan luka.
16)      Meringankan sakit akibat carpal tunnel syndrome (penyakit yang terjadi pada pergelangan tangan serta jari yang disebabkan oleh tekanan yang sering terjadi pada bagian tersebut. Dan biasanya sering diakibatkan karena terlalu sering memakai keyboard dan mouse).
17)      Menghilangkan penyakit kulit kering bersisik kronis (neurodermatitis). Kandungan anti peradangan dari manggis dapat mengurangi sisik dan gatal pada penyakit kulit.






BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti terhadap khasiat buah manggis, maka dapat disimpulkan:
1)               Manggis adalah tanaman yang berasal dari daerah tropis yang cocok dibudidayakan di Indonesia. buah dari segalah buah yang banyak mengandung xanthone, vitamin, mineral, nutrisi dan zat-zat yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita.
2)               Manggis dapat mengatasi dan mencegah berbagai penyakit antara lain: jantung, ginjal, kanker dan kesehatan bagi pria, wanita, anak-anak dan bias membuat lebih awet mudah.
3)               Mengelolah manggis sebagai obat dan minuman berkhasiat dengan berbagai cara: dengan menjemur kulit manggis yang telah diiris hingga kering yang dapat dicelupkan dalam air panas ataupun ditumbuk dan dimasukkan dalam kapsul kosong.

3.2 Saran
1)               Kita sebaiknya lebih sering mengkonsumsi buah manggis agar kita mendapat kan manfaat dari buah manggis untuk kesehatan tubuh kita dan memanfaatkan manggis sebagai obat dan minuman berkhasiat.
2)               Kita sebaiknya mengembangbiakan buah manggis didaerah kita sebagai obat alternatif.









DAFTAR PUSTAKA

·         http://ms.wikipedia.org/wiki/Manggis
·         http://radensomad.com/informasi-tanaman-dan-buah-manggis.html
·         http://www.myxango.com.my/jamesloh
·         http://mbkendri.wordpress.com/2009/02/06/manfaat-buah-manggis/
·         http://manfaatmanggis.blogspot.com/
·         http://tanpapena.blogspot.com/2009/06/khasiat-buah-manggis.html
·         http://radensomad.com/informasi-tanaman-dan-buah-manggis.html
·         http://uchihaardilezz.blogspot.com/2008/09/pemanfaatan-kulit-buah-manggis-sebagai.html
·         http://www.pustaka-deptan.go.id/publikasi/wr282066.pdf
·         http://berkebunmanggis.blogspot.com/2010/02/kandungan-pada-buah-manggis.html

Makalah Renang

BAB I  Pendahuluan  1.1. Dasar Pembuatan makalah ini tentang bidang olahraga “renang” yang dibuat untuk memenuhi tugas Pendidikan J...